Generasi Shalih dimulai dari Empat Hal Ini

Sabtu, 1 Mar 2025
17:39
Diperbarui 3 hari yang lalu

Keturunan kita adalah generasi penerus yang akan melanjutkan estafet dakwah Islam. Maka, sangat penting bagi kita untuk memastikan bahwa generasi ini tumbuh menjadi insan-insan yang shalih, memiliki iman dan tauhid yang kuat, serta berakhlak mulia. Generasi seperti inilah yang akan menjadi pondasi kokoh bagi masa depan umat Islam.


Namun, generasi shalih tidak muncul secara instan. Dibutuhkan usaha dan peran aktif dari orang tua serta lingkungan sekitar untuk membentuknya. Dilansir dari laman Instagram resmi Syaikh Nashir Al-Qatami hafidzahullah Ada beberapa langkah yang perlu kita lakukan agar keturunan kita dapat tumbuh menjadi generasi yang shalih dan berakhlak mulia. Berikut adalah empat hal penting yang harus kita perhatikan:


1. Perbaiki diri sendiri

Orang tua memiliki peranan penting sebagai pemberi contoh bagi anak-anaknya. Sehingga seorang anak adalah cerminan dari orang tuanya. Oleh karena itu, hal pertama yang harus diperhatikan agar memiliki keturunan yang baik adalah memastikan dan berusaha sebaik mungkin untuk menjadikan diri kita juga baik.
Allah berfirman:
وَكَانَ اَبُوْهُمَا صَالِحًاۚ
“sedangkan ayah mereka adalah orang saleh” (QS. Al-Kahfi: 82)


2. Berdoa untuk mereka

Doa merupakan senjata paling ampuh yang dimiliki setiap muslim. Melalui doa, kita memohon pertolongan, petunjuk, dan perlindungan dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. Oleh karena itu, salah satu cara terbaik untuk membentuk keturunan yang shalih adalah dengan senantiasa memanjatkan doa kepada-Nya. Sebagaimana satu doa yang Allah sebutkan dalam Al-Qur’an
وَاَصْلِحْ لِيْ فِيْ ذُرِّيَّتِيْۗ
“dan berikanlah kesalehan kepadaku hingga kepada anak cucuku.” (QS. Al-Ahqaf: 15)


3. Ajarkan mereka sholat

Sholat adalah tiang agama, pondasi agama Islam. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk menanamkan nilai-nilai sholat sejak dini kepada keturunan kita. Dengan membiasakan mereka mendirikan sholat, kita telah membangun pondasi yang kokoh bagi generasi penerus, sehingga mereka tumbuh menjadi insan yang shalih dan berakhlak mulia.
 Sebagaimana yang didoakan oleh Nabi Ibrahim ‘alaihissalaam:
رَبِّ اجْعَلْنِيْ مُقِيْمَ الصَّلٰوةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِيْۖ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاۤءِ
"Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan sebagian anak cucuku orang yang tetap melaksanakan salat. Ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.” (QS. Ibrahim: 40)


4. Minta perlindungan Allah untuk mereka

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pernah menganalogikan dunia sebagai penjara bagi seorang muslim. Hal ini karena begitu banyak gemerlap dunia yang harus dihindari agar kita tidak terjerumus ke dalam dosa. Selain itu, godaan syaitan juga menjadi tantangan besar yang terus mengintai setiap langkah kita. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban kita untuk senantiasa memohon perlindungan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, bukan hanya untuk diri kita sendiri, tetapi juga untuk keturunan kita. Dengan meminta perlindungan-Nya, kita berharap agar diri dan keluarga kita terhindar dari segala bentuk godaan yang dapat menjauhkan kita dari jalan-Nya.
Sebagaiman yang pernah didoakan oleh Ibunda Maryam:
وَاِنِّيْٓ اُعِيْذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطٰنِ الرَّجِيْمِ
“serta memohon perlindungan-Mu untuknya dan anak cucunya dari setan yang terkutuk” (QS. Ali-Imran: 36) 

 

Tentang Penulis

Laksana Aura Ibrahim

Laksana Aura Ibrahim

@laksana aura

Member sejak Jan 2025 8 artikel
Lihat artikel lainnya dari penulis ini

Jelajahi Kategori

Artikel Lainnya