Maukah Aku Tunjukkan Pintu-pintu Kebaikan?
Pada suatu hadits yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dari Sahabat yang mulia Mu’adz bin Jabal Radhiyallahu ‘anhu, diceritakan bahwa pada suatu waktu Rasulullah ﷺ bersabda kepadanya:
أَلاَ أَدُلُّكَ عَلَـى أَبْوَابِ الْـخَيْرِ ؟
“Maukah engkau aku tunjukkan pintu-pintu kebaikan?”
Lantas, Rasulullah ﷺ menjelaskan kepada Mu’adz terkait pintu-pintu kebaikan tersebut seraya bersabda:
الصَّوْمُ جُنَّةٌ ، وَالصَّدَقَةُ تُطْفِئُ الْـخَطِيْئَةَ كَمَـا يُطْفِئُ الْـمَـاءُ النَّارَ ، وَصَلاَةُ الرَّجُلِ فِـيْ جَوْفِ اللَّيْلِ
“Puasa adalah perisai, sedekah memadamkan kesalahan sebagaimana air memadamkan api, dan shalat seseorang di tengah malam.” (HR. At-Tirmidzi)
-
Puasa Adalah Perisai
Rasulullah ﷺ mengumpamakan puasa sebagai suatu perisai yang dapat menjaga seseorang. Rasulullah ﷺ bersabda:
اَلصَّوْمُ جُنَّةٌ ، فَإِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ فَلاَ يَرْفُثْ فَلاَ يَجْهَلْ ، إِنِ امْرُؤٌ سَابَّهُ فَلْيَقُلْ : إِنِّـي امْرُؤٌ صَائِمٌ
“Puasa adalah perisai, karenanya, pada hari puasa salah seorang dari kalian maka ia tidak boleh berkata jelek, membodohkan. Dan jika ia dihina seseorang maka hendaklah ia berkata, ‘Aku orang yang berpuasa.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Oleh karena itu menjelang bulan Ramadhan ini, dapat kita jadikan momen untuk berlomba-lomba dalam membuka pintu kebaikan ini seluas-luasnya.
-
Sedekah Memadamkan Kesalahan Sebagaimana Air Memadamkan Api
Sebagaimana api yang berkobar pun dapat padam dengan siraman air, dosa-dosa yang kita miliki, sekalipun ia sangat banyak seakan api yang berkobar, dapat padam dan dihapuskan oleh Allah ﷻ dengan amalan sedekah yang kita keluarkan kepada saudara kita yang membutuhkan.
Allah ﷻ berfirman:
إِنْ تُبْدُوا الصَّدَقَاتِ فَنِعِمَّا هِيَ ۖ وَإِنْ تُخْفُوهَا وَتُؤْتُوهَا الْفُقَرَاءَ فَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۚ وَيُكَفِّرُ عَنْكُمْ مِنْ سَيِّئَاتِكُمْ
“Jika kamu menampakkan sedekah-sedekah kamu maka itu baik. Dan jika kamu menyembunyikannya dan memberikannya kepada orang-orang fakir, maka itu lebih baik bagimu dan Allah akan menghapus sebagian kesalahan-kesalahanmu…” [QS. Al-Baqarah: 271]
-
Shalat di Tengah Malam
Tak hanya sedekah, shalat malam pun merupakan suatu amalan yang dapat menghapus dosa-dosa kita sebagaimana air yang memadamkan kobaran api. Hal ini menunjukkan kedudukan shalat malam yang begitu agung di sisi Allah ﷻ, bahkan Rasulullah ﷺ menyebutnya sebagai shalat yang paling afdhal setelah shalat wajib.
Rasulullah ﷺ bersabda:
أَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيْضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ
“Shalat terbaik setelah shalat wajib adalah shalat malam (qiyâmul lail).” (HR. Muslim)
Tags:
Tentang Penulis

Laksana Aura Ibrahim
@laksana aura